Cara Menyelamatkan Diri Dari Neraka Bag 79 ( Insya Allah )

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Sesama Muslim itu BERSAUDARA …
Apabila Dua PEDANG / SENJATA Kaum MUSLIMIN Saling Bertemu maka Yang MEMBUNUH Dan Yang Di BUNUH Sama Sama Masuk Ke dalam NERAKA ( Insya Allah ) ……..

Wahai Pembaca Yang Budiman …? Sesungguhnya agama Islam ini adalah agama Rahmat Bagi Alam semesta …agama yang merupakan NIKMAT yang Paling terbesar yang Allah ‘azza wa Jalla Telah Memberikannya kepada Kita Sebagai kaum Muslimin …. Oleh karena itu wahai Pembaca yang Budiman …. Jagalah NIKMAT ini dengan Sebaik-baiknya …. Dan janganlah engkau menyia-nyiakannya ..! Wahai Kaum Muslimin ..? Wahai Orang – orang yang Beriman …? Wahai Orang – orang yang di dalam hatinya Masih Memiliki Keimanan … ? Bukankah Di dalam Hadis Rasulullaah Shallallaahu’alaihi wa sallam Di Sebutkan Sesama MUSLIM itu Bersaudara ….! Bukankah Di dalam Hadis Rasulullaah Shallallaahu’alaihi wa sallam Di Sebutkan Sesama MUSLIM itu Harus Saling Tolong Menolong ….! Bukankah Di dalam Hadis Rasulullaah Shallallaahu’alaihi wa sallam Di Sebutkan Juga …. Sesama MUSLIM itu Harus Saling Mencintai ….! Bukankah Di dalam Hadis Rasulullaah Shallallaahu’alaihi wa sallam Di Sebutkan Juga Sesama MUSLIM itu Harus Saling Menyayangi ….
Bukankah Di dalam Hadis Rasulullaah Shallallaahu’alaihi wa sallam Di Ajarkan Juga kepada kita Bahwasannya Sesama MUSLIM itu di anjurkan Menebarkan Salam Kesejahteraan dan keselamatan ….! Bukankah Di dalam Hadis Rasulullaah Shallallaahu’alaihi wa sallam Di Sebutkan Juga Bahwasannya Sesama MUSLIM itu Di Anjurkan Menjenguk Orang yang Sedang Sakit …! ….! Bukankah Di dalam Hadis Rasulullaah Shallallaahu’alaihi wa sallam Di Sebutkan Juga Bahwasannya Sesama MUSLIM itu Di Anjurkan Membantu Orang Yang Sedang Mengalami Kesulitan …! Wahai Pembaca Yang Budiman ….. ? Bukankah Di dalam Hadis Rasulullaah Shallallaahu’alaihi wa sallam Di Sebutkan Juga Bahwasannya Sesama MUSLIM itu Di Larang Saling Membenci …! Bukankah Di dalam Hadis Rasulullaah Shallallaahu’alaihi wa sallam Di Sebutkan Juga Bahwasannya Sesama MUSLIM itu Di Larang Saling Membelakangi …! Bukankah Di dalam Hadis Rasulullaah Shallallaahu’alaihi wa sallam Di Jelaskan Juga Bahwasannya Sesama MUSLIM itu Di Larang Saling Membuka KEJELEKAN atau AIB saudaranya walaupun BENAR adanya …! Bukankah Di dalam Hadis Rasulullaah Shallallaahu’alaihi wa sallam Di Jelaskan Juga Bahwasannya Sesama MUSLIM itu Di Larang Saling Mencari – Cari KEJELEKAN atau AIB saudaranya walaupun BENAR adanya …! Akan tetapi wahai pembaca yang Budiman …. Sebagian Besar Kaum Muslimin ….. Banyak yang terjerumus ke dalam Talbiisul IBLIIS ( Jaring – Jaring IBLIS ) yakni terpancing dengan PERPECAHAN UMAT ISLAM yang akhirnya mereka ikut-ikutan dalam PERPECAHAN atau PERSELISIHAN atau PEPERANGAN tersebut dengan MEMBELA serta MEMBANGGAKAN KELOMPOKNYA Masing-masing …..PADAHAL mereka semua adalah MUSLIM ( Naa’uudzubillaahi Min Dzaalik ) . Wahai Pembaca yang budiman … ? Memang Benar …. PERPECAHAN KAUM MUSLIMIN itu akan tetap TERJADI di kalangan Umat ISLAM dan ini Sudah TAKDIR dari Allah ‘azza wa jalla yang Maha Hebat Dalam Membuat Takdir NYA( Yaitu Takdir Kauni ) … akan tetapi wahai pembaca yang Budiman Bukankah Dari sisi TAKDIR Yang lain ( Yaitu Takdir Syar’ie ) Allah Subhaanaahuwata’aalaa Menghendaki dan Memerintahkan KITA semua Sebagai Umat ISLAM untuk Bersatu Padu dan Jangan Berpecah Belah …? Dan Bukankah Di dalam Alquran Allah ‘azza wa jalla Berfirman yang artinya:

“Dan berpegang teguhlah kalian kepada TALI Allah SELURUHNYA , dan Jangan Kalian BERPECAH-BELAH………” (QS Ali Imran: 103) “

“ ….Maka Bertakwallaah Kalian Kepada Allah dan Perbaikilah HUBUNGAN Di antara Kalian ,dan taatlah kepada Allah dan RasulNya , jika kalian Memang Orang –orang yang beriman ( QS : Al-anfal ayat 1 ) “

Dan di dalam Alquran Surat Al-Hujurat ayat 9 Allah ‘azza wa jalla Berfirman yang artinya :

“ .. dan jika ada DUA Golongan dari Kalangan Orang Yang Beriman Saling Berperang maka Damaikanlah antara Ke Dua Golongan tersebut dan Jika Salah Satu dari Ke dua Golongan tersebut Berlaku Aniaya atau Zholim Maka Perangilah Golongan Yang Aniaya itu Sampai Mereka ( Golongan Yang Aniaya itu Kembali ) Kepada Perintah Allah …..” ( QS:Al-Hujurat : 9 )

…. Didalam ayat diatas yaitu Surat Alhujurat ayat 9 Kita di perintahkan untuk MENDAMAIKAN DUA Kelompok kaum Muslimin Yang saling Berperang atau Bertikai atau Berselisih dan Jika yang berselisih ini salah satunya ada yang berbuat Zholim maka HARUS DI PERANGI ….. di dalam ayat ini memang BENAR terdapat ayat – ayat Yang Menyuruh Umat Islam Memerangi Umat ISLAM yang Berbuat Aniaya ………. akan tetapi wahai pembaca yang budiman BERHATI-HATI LAH dan TELITI lah dalam Memvonis sesuatu kepada Kaum MUSLIMIN , boleh jadi di hadapan Sebagian BESAR manusia ..mereka adalah kelompok yang MENYIMPANG akan tetapi Mungkin di sisi Allah ‘azza wajalla Mungkin saja mereka adalah Kelompok MUSLIM SEJATI insya Allah oleh karena itu BERHATI-HATILAH wahai kaum Muslimin … kalian semua insya Allah adalah Kaum Muslimin kaum yang tunduk dan patuh kepada Allah janganlah kalian sampai TERPERANGKAP oleh Jaring jaring IBLIS …Berdoalah kepada Allah ‘azza wa jalla Mudah mudahan kaum Muslimin di satukan hati mereka dan barisan mereka di atas Aqidah dan Manhaj yang Benar aamiin ….. yaa rabbal ‘aalaamiiin …….

dan di sebutkan juga insya Allah salah satu tanda KIAMAT itu adalah …. Sebagaimana yang di sabdakan Rasulullaah shallallaahu’alaihi wa sallam insya Allah :

Hadits Muslim 5142

و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ قَالَ هَذَا مَا حَدَّثَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ أَحَادِيثَ مِنْهَا وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَقْتَتِلَ فِئَتَانِ عَظِيمَتَانِ وَتَكُونُ بَيْنَهُمَا مَقْتَلَةٌ عَظِيمَةٌ وَدَعْوَاهُمَا وَاحِدَةٌ

KIAMAT itu tidak akan terjadi hingga DUA KELOMPOK BESAR Berperang, terjadi PERANG BESAR diantara keduanya & seruan keduanya itu SAMA. [HR.Muslim No 5142].

Hadits Muslim 5143

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَكْثُرَ الْهَرْجُ قَالُوا وَمَا الْهَرْجُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الْقَتْلُ الْقَتْلُ

KIAMAT tak terjadi hingga banyak (terjadi) haraj. Mereka bertanya: Apa itu haraj, wahai Rasulullah ( Shallallaahu’alaihi wa sallam )?
beliau ( Shallallaahu’alaihi wa sallam ) menjawab: PEMBUNUHAN, PEMBUNUHAN. ( HR.Muslim No 5143 )

………………………..akan tetapi wahai Pembaca yang Budiman Semua yang terjadi itu memang Benar Sudah di TAKDIRKAN oleh Allah ‘azza wa jallaa ( Insya Allah ) akan tetapi Bukankah di dalam TAKDIR Allah ‘azza wa jalla yang Maha Adil Itu Kita di Berikan DUA Pilihan atau DUA Jalan yaitu Pilihan yang Baik dan Pilihan Yang Buruk atau Jalan Yang Baik atau Jalan yang Buruk … wahai Pembaca Yang Budiman …? Mengapa kita tidak Memilih JALAN YANG BAIK SAJA …? Dan Mengapa Kita Harus Memilih Jalan Yang BURUK … ? walaupun KEDUA JALAN atau PILIHAN tersebut adalah Sudah DI TAKDIRKAN oleh Allah ‘azza wajalla Yang Maha Dahsyat dalam Membuat TAKDIR yang membuat manusia yang ANGKUH dan SOMBONG di Muka Bumi ini yang tidak Mau MERENDAHKAN DIRI dan BERDOA kepada Allah ‘azza wajalla Menjadi KERDIL, RENDAH, dan HINA dan tidak akan Bisa memilih JALAN YANG BAIK dan JALAN YANG BENAR Insya Allah …! ……….. Bukankah DI ZAMAN kita ini di Abad ini adalah Akhir Zaman alias Zaman FITNAH ( Syubhat dan Syahwat ) Dan juga Banyak Hadis Menyebutkan Kita di Perintahkan Menghindari FITNAH daripada TERJEREMBAB atau TERJERUMUS kedalam FITNAH . Dan Bukankah Di Akhir Zaman Atau Di Zaman FITNAH Ini kita di Anjurkan Untuk Berlomba – lomba dalam berbuat KEBAIKAN …Bukan MALAH Berperang antara Sesama MUSLIM …! Dan Bukankah Di Zaman FITNAH ( Sybhat dan SYAHWAT ) Ini kita di Anjurkan Untuk Bersatu Padu …Bukan MALAH Berperang antara Sesama MUSLIM …! Dan Bukankah Pula Di Zaman FITNAH ( Sybhat dan SYAHWAT ) Ini kita di Anjurkan Untuk SALING MENDAMAIKAN …Bukan MALAH Saling MENGHASUT Berperang antara Sesama MUSLIM …! Wahai Pembaca Yang Budiman …. ! Apakah KITA Pernah Mendengar Hadis Rasulullaah Shallallaahu’alaihi wa sallam Yang isinya insya Allah adalah Sebagai Berikut :

حَدَّثَنِي أَبُو كَامِلٍ فُضَيْلُ بْنُ حُسَيْنٍ الْجَحْدَرِيُّ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ وَيُونُسَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ الْأَحْنَفِ بْنِ قَيْسٍ قَالَ خَرَجْتُ وَأَنَا أُرِيدُ هَذَا الرَّجُلَ فَلَقِيَنِي أَبُو بَكْرَةَ فَقَالَ أَيْنَ تُرِيدُ يَا أَحْنَفُ قَالَ قُلْتُ أُرِيدُ نَصْرَ ابْنِ عَمِّ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْنِي عَلِيًّا قَالَ فَقَالَ لِي يَا أَحْنَفُ ارْجِعْ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا تَوَاجَهَ الْمُسْلِمَانِ بِسَيْفَيْهِمَا فَالْقَاتِلُ وَالْمَقْتُولُ فِي النَّارِ قَالَ فَقُلْتُ أَوْ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا الْقَاتِلُ فَمَا بَالُ الْمَقْتُولِ قَالَ إِنَّهُ قَدْ أَرَادَ قَتْلَ صَاحِبِهِ

Telah menceritakan Kepadaku Abu kamil Fudhoil Ibnu Husain Aljahdary , telah Menceritakan kepada kami hammad Ibnu Zaid dari Ayyub dan Yunus dari Hasan dari Ahnaf Bin Qois lalu ia Berkata aku keluar dan sedangkan aku menginginkan laki-laki itu kemudian Menemuiku Abu Bakrah lalu ia ( Abu Bakrah Berkata ) Mau kemana engkau wahai Ahnaf ( bin Qois ) aku ingin menolong anaknya paman Rasulullaah shallallaahu’alaihi wa sallam yaitu Ali Radiallaahu’anhu lalu ia ( Abu Bakrah berkata kepadaku ) Pulanglah karena sesungguhnya aku mendengar Rasulullaah shallallaahu’alaihiwasallam bersabda …” Bila DUA orang MUSLIM berhadapan dgn pedang, PEMBUNUH & yg DI BUNUH ada dineraka. Aku berkata: Atau dikatakan: Wahai Rasulullah ( Shallallaahu’alaihi wa sallam ) , ia yg membunuh (pantas masuk neraka), lalu bagaimana dgn yg Dibunuh ?
Beliau menjawab ( Shallallaahu’alaihi wa sallam ): Sesungguhnya ia ( Yang Di Bunuh Bila Masih Hidup ) ingin membunuh kawannya ( Sesama Muslim ). ( H.R. Muslim No 5139 ).

Wallaahu a’lam BisShowaab Mungkin di Kecualikan dari hadis di atas insya Allah dalam keadaan atau dalam Rangka Mempertahankan DIRI atau TERPAKSA dan tidak ada NIATAN atau TERBESIT sama sekali di dalam dirinya untuk Membunuh SAUDARANYA sesama MUSLIM …….

Semisal atau Contoh :

Apabila ia akan di Rampok atau di Serang oleh seorang perampok atau penjahat ( yang notabenya Seorang Muslim ) kemudian ia sudah berusaha sebisa MUNGKIN untuk tidak Membunuh Perampok tersebut akan tetapi Perampok tersebut Ingin membunuhnya dan terus mengejarnya Maka tidak ada Pilihan lain bagi dirinya untuk membunuh Sang Perampok tersebut insya Allah hal tersebut tidak mengapa di Karenakan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah di Tanya :

يا رسول الله ، أرأيت إن جاء رجل يريد أخذ مالي؟ قال: فلا تعطه مالك، قال: أرأيت إن قاتلني؟ قال: قاتله،
قال: أرأيت إن قتلني؟ قال: فأنت شهيد، قال: أرأيت إن قتلتُه؟ قال: هو في النار (رواه مسلم)

“Wahai Rasulullah( Shallallaahu’alaihi wa sallam ) : “bagaimana menurutmu jika ada seseorang yang hendak mengambil hartaku.?”. Beliau ( Shallallaahu’alaihi wa sallam ) menjawab: “jangan kau berikan”. Laki-laki itu bertanya lagi: “Bagaimana jika ia menyerangku”.?. Beliau ( Shallallaahu’alaihi wa sallam ) menjawab: “Engkau lawan”. Ia bertanya lagi: “Bagaimana jika ia berhasil membunuhku.?”. Beliau ( Shallallaahu’alaihi wa sallam ) menjawab: “kamu syahid”. Ia bertanya lagi: “Bagaimana jika aku yang berhasil membunuhnya..?”. Beliau ( Shallallaahu’alaihi wa sallam ) menjawab: “Dia masuk neraka” (HR. Muslim).

Wallaahu a’lam Bis Showaab

Iklan

Tentang fajarahlussunnah

saya adalah fajar
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s